akhir-akhir ini persediaan minyak bensin menipis diberbagai daerah. padahal Pertamina sendiri tidak pernah mengurangi produksi minyak. Mengapa hal ini bisa terjadi?. jujur saja saya tidak pernah mewawancarai pertamina dan siapapun yang terkait masalah ini. Hanya saja saya melihat ada ketidak sehatan dalam usaha ini.
baiklah kita perhatikan satu persatu.
seperti biasa tidak ada keterlambatan dalam pengiriman minyak, karena cuaca baik. tapi minyak selalu berkurang. tepatnya saat ada isu harga minyak akan naik. lalu kemana sajakah minyak hasil Produksi itu?
apakah ada lonjakan pemakaian yang tak dapat terkirakan dari masyarakat sehingga stok lebih cepat habis?
Harga baru untuk minyak Bensin juga masih Rp.6500. tapi saat ini minyak bensin belum naik harga sudah mencapai Rp.10.000 bahkan ada yang menjual RP.15.000. coba dipikirkan, adakah rakyat yang mati saat ini.
dari hal itu harusnya berfikir bagaimana dengan harga Rp.6500 apakah akan cukup membuat bangsa Indonesia mati kelaparan. Toh bangsa ini juga tidak makan minyak.
sebenarnya yang harus diiperhatikan masyarakat saat ini adalah kemana saja minyak saat ini? untuk isu minyak naik saja mesti demo. Padahal semua itu ulah pemerintah demi kebaikan Negara ini juga. dilain pihak kita tidak sadar bahwa minyak itu telah ditimbun pedagang minyak bermodal untuk mengambil keuntungan saat minyak naik nanti. Dalam hal ini para pengecer besar selalu mengambil stok padahal stoknya masih banyak. sehingga terjadi ketidakseimbangan antara stok yang ada dengan jumlah pemakaian. Sementara itu pedagang eceran telah menaikkan minyak dalam batas ketidakwajaran dengan dalih stok menipis padahal sebenarnya stoknya banyak.
Nah sekarang untuk demo itu lebih baik pada siapa yang telah menaikkan harga dan pada para penimbun minyak. bukan pada para pemerintah yang berusaha keras memperbaiki nasib ini.
Untuk itu saudaraku, marilah kita berpikir jernih kemana kita melangkah. jangan biarkan kaki kita melangkah tak tentu arah dan hanya terhasut oleh kepentingan yang sungguh hanya akan merugikan kita.
ingatlah satu hal bahwa setiap peristiwa itu mengandung hikmah. jangan biarkan nafsu mengendalikan hidup kita.
support buat pemerintah maju terus lakukanlah jika itu yang terbaik.
ada baiknya baca cerita tentang subsidi BBm
wassalam