Menurut hasil survey yang dilakukan oleh BPS bahwa ternyata 63 % remaja saat ini telah melakukan hubungan suami istri. Hal Ini telah menjadi sebuah kenyataan pahit betapa rendahnya iman remaja bangsa ini. Hasil survey tersebut bisa diartikan 63 dari 100 orang telah bukan perawan lagi.

Kebanggaan sabagai bangsa yang memegang budaya ketimuran kini telah luntur terkikis oleh jaman. ini terlihat jalas dari banyak ditemukannya bayi yang dibuang oleh ibunya baik yang masih hidup maupun yang sudah mati. Secara tak langsung hal ini menandakan bahwa telah terjadi pergaulan bebas di negeri tercinta ini.

Mungkin saat ini kita sebagai manusia Indonesia tidak perlu heran dengan banyaknya bencana dari tuhan untuk negeri ini. Karena masyarakat di negeri ini sudah memiliki banyak dosa yang tak terhitung lagi. Mungkin hal inilah yang bakal membuat dunia ini kiamat. Mungkin juga kiamat dimulai dari Indonesia. “Naudzu billah min dzalik”.

Dilihat dari masalah ini kira-kira siapa yang salah? Satu hal yang penulis temukan adalah ketidak siapan mental spiritual kita menghadapi arus globalisasi. Sehingga arus jelek dari barat masuk tak terbendung tek tersaring dan semua masuk mentah-mentah.

Sebagai contoh kasus hubungan diluar nikah terjadi karena banyak mereka menonton film porno yang ada didalam hp. Sebagian besar dari anak muda pemegang hp kamera bermemory eksternal ada film pornonya. Selain itu hubungan di luar nikah terjadi karena terlalu seringnya mereka berpacaran bahkan ditempat umum. Tak hanya itu, mereka merasa mendapat contoh dari tayangan televise yang terlalu sering menayangkan acara yang mengumbar kemesraan. Baik difilmnya maupun acara gosipnya. Dan semua itu yang tak layak tayang.

Nah bagaimana cara mengatasinya, masih bisakah? Untuk menjawab itu tentu bisa tapi bagaimana caranya apakah semudah menyebut kata mudah tadi? Tentu sulit bahkan lebih cendrung tidak bisa. Langkah jelas yang bisa mengurangi hal buruk itu adalah dilarangnya murid untuk membawa HP kesekolah tanpa alasan apapun juga. Orang dulu sekolah tidak bawa hp itu bisa sukses. Lagipula tidak ada gunanya remaja usia sekolah membawa hp. Yang ada malah pemborasan pulsa, pembelian aksesoris hp, bahkan tidak sedikit yang bunuh diri karena minta dibelikan hp.

Untuk itu mungkin kita saat ini harus bersyukur dengan berbagai musibah yang telah menimpa Indonesia mulai dari sunami aceh, lumpur lapindo, gempa, banjir ibukota Negara, dan banjir diseluruh Indonesia. Itu semua sebenarnya suatu azab dan peringatan bagi kita semua agar kita ingat dan kembali kejalan yang benar.

Nah setelah anda membaca tulisan diatas, bagaimana dengan keadaaan lingkungan anda. Apakah analisa saya ini ada benarnya? Silakan komentarnya ditunggu loh.

“note: tulisan ini tidak memiliki sumber yang kuat. Hany berupa pemikiran pribadi termasuk grafik diatas.”